Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Analisis Pelanggan

 

Analisis Pelanggan
credit image:freepik.com

Analisis PelangganSelama bertahun-tahun, entitas yang secara perlahan - lahan bergerak di puncak rantai bisnis telah menjadi pelanggannya. Yang pertama adalah pelanggan, keuntungan, dan kemudian fungsi individu dan departemen organisasi. 

Kita tidak dapat meremehkan betapa pentingnya analisis pelanggan. Namun sayangnya, beberapa organisasi dan perusahaan justru melewatkan poin penting ini.

Seperti yang sudah saya sampaikan dalam postingan saya sebelumnya yaitu tentang analisis profitabilitas, setiap pelanggan bertanggung jawab atas beberapa keuntungan bagi organisasi atau perusahaan. Cara termudah untuk meningkatkan keuntungan dan melakukan bisnis yang lebih baik adalah dengan melakukan analisis pelanggan tersebut.

Jika Anda yang merupakan pelaku bisnis mengambil rencana bisnis, rencana pemasaran, atau riset pasar, maka Anda akan menemukan bahwa pertanyaan pertama yang diajukan adalah "Siapa pelanggan yang menjadi sasaran Anda"?

Jadi, untuk menentukan target pelanggan Anda, maka Anda perlu mengenal dengan baik siapa pelanggan Anda itu. Ada beberapa pertanyaan dasar yang harus ditanyakan dari demografi pelanggan untuk menganalisis pelanggan tersebut. 

Beberapa pertanyaan tersebut adalah sebagai berikut:

1. Profil Demografis Pelanggan

Salah satu alasan sistem CRM (Customer Relationship Management) menjadi maju dari waktu ke waktu adalah dengan melakukan analisis pelanggan. Dengan mengklik tombol,  Anda dapat mengetahui berapa usia pelanggan, di mana lokasi mereka dan apa jenis kelamin mereka. 

Artinya, jika Anda ingin mempromosikan peralatan dapur, Anda akan membuat iklan spanduk atau sisipan kertas dilokasi yang memiliki catatan pembelian terbaik di toko Anda. Dengan demikian, menganalisis demografi pelanggan merupakan prioritas utama dari program CRM Anda.

2. Perilaku Pembelian Pelanggan

Apa yang dibeli pelanggan dari bisnis Anda? Faktor apa yang membuat mereka membeli produk Anda? Produk apa yang mereka beli dari pesaing Anda? Pesaing mana yang ada di pikiran mereka? Bagaimana pesaing itu menghasilkan brand recall yang begitu bagus? Fitur mana yang paling diminati oleh pelanggan Anda? Apa kebutuhan yang diinginkan dan dituntut pelanggan? 

Ada banyak sekali pertanyaan yang pada akhirnya menjelaskan kepada Anda bagaimana sebaiknya Anda mengatur bisnis Anda kedepan. Percayalah, bahkan jika Anda mempekerjakan seorang konsultan pemasaran terbaik, ini akan menjadi pertanyaan yang akan selalu dia tanyakan. Pertanyaan-pertanyaan ini bisa menjadi sangat penting jika Anda berasal dari lingkungan bisnis kecil dan menengah.

3. Pelanggan Baru vs Pelanggan Yang Kembali

Salah satu analisis terpenting untuk organisasi atau perusahaan Anda yang menggambarkan kesuksesan kuantitatif Anda adalah matriks pelanggan baru vs pelanggan kembali. 

Jika pelanggan Anda tidak kembali ke bisnis Anda (Membeli kembali produk Anda), maka itu artinya Anda punya masalah di tangan Anda. 

Jadi di sini, dua poin di atas akan sangat membantu Anda. Ini adalah langkah terakhir dalam profil analisis pelanggan karena akan membantu Anda dalam memutuskan apa yang mempengaruhi dari dua poin di atas pada pelanggan Anda dan apakah mereka mendorong tindakan atau tidak. Jika ya, maka program mana yang harus diikuti dan mana yang harus dibuang.

4. Penggunaan Analisis Pelanggan

Berikut ini adalah penggunaan analisis pelanggan, antara lain:

a. Mengidentifikasi siapa pelanggan terbaik Anda

Analisis pelanggan dapat membantu Anda untuk mengidentifikasi siapa pelanggan Anda dan dengan demikian meningkatkan penargetan segmentasi dan proses positioning. Ingat, 80% bisnis Anda akan datang dari 20% pelanggan Anda. Dan itu artinya, sangat penting bagi Anda untuk mengetahui siapa pelanggan itu.

b. Merencanakan rencana retensi untuk pelanggan baru Anda

Pelanggan baru itu penting, akan tetapi pelanggan yang kembali juga sangat penting. Dengan demikian analisis pelanggan dapat membantu mengubah pelanggan pertama Anda menjadi pelanggan yang kembali.

c. Mendorong pembelian lebih lanjut dari pelanggan Anda yang ada

Penjualan silang, pembelian impulsif adalah beberapa metode yang dapat meningkatkan pembelian oleh pelanggan Anda yang sudah ada. Contoh, jika Anda mengetahui pelanggan yang telah membeli perlengkapan jogging, maka Anda dapat melakukan promosi fashion terkait jogging lainnya kepada mereka.

d. Meningkatkan layanan pelanggan

Setelah Anda mengetahui siapa pelanggan Anda, selanjutnya Anda dapat mengetahui jenis layanan apa yang akan mereka minta. Dengan demikian analisis pelanggan juga akan membantu dalam pengiriman layanan.

e. Perencanaan kampanye yang efektif

Demografi dan kebiasaan pembelian pelanggan Anda akan membantu Anda merencanakan kampanye yang sangat efektif sehingga meningkatkan target pasar produk Anda.

f. Meningkatkan pangsa pasar

Bagaimana jika saat melakukan analisis pelanggan Anda mengenali sekumpulan pelanggan yang belum Anda targetkan? Pada saat yang sama, Anda juga dapat menetapkan prosedur secara lebih baik dari pesaing Anda. Efeknya sudah bisa di tebak yaitu peningkatan pangsa pasar.

g. Meningkatkan profitabilitas keseluruhan

Sebuah bisnis didirikan dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan. Dan profitabilitas keseluruhan serta kesejahteraan organisasi atau perusahaan akan meningkat begitu pelanggannya merasa puas dengan produk dan layanan Anda. Dan kepuasan pelanggan tersebut hanya akan terjadi melalui analisis pelanggan yang dilakukan dengan baik.

Demikianlah ulasan artikel tentang Analisis Pelanggan. Semoga ulasan singkat ini bermanfaat dan dapat menambah wawasan serta pengetahuan Anda.

Dengan demikian analisis pelanggan merupakan suatu proses yang harus dilakukan oleh usaha kecil, menengah maupun besar dari waktu ke waktu. Semakin baik analisis pelanggan yang Anda lakukan, semakin Anda berhubungan dengan pelanggan Anda.

Post a Comment for " Analisis Pelanggan"