Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Daftar 30+ Pengertian Investasi Menurut Para Ahli

pengertian-investasi

Menurut para ahli, ada banyak sekali definisi investasi yang bisa dipelajari. Pengertian investasi menurut KBBI adalah “penanaman uang atau modal pada suatu perusahaan atau proyek dengan tujuan untuk menghasilkan suatu keuntungan”.

Jika ditinjau dari tujuannya, investasi digunakan untuk meningkatkan kekayaan atau aset seseorang. Untuk informasi lebih lanjut, berikut adalah beberapa definisi ahli tentang investasi untuk Anda pertimbangkan.

Para ahli menjelaskan cara berinvestasi dan berapa lama waktu yang dibutuhkan. Banyak ahli yang memiliki definisi atau konsep tentang investasi. Menurut investopedia, investasi mengacu pada aset atau hal-hal yang diadakan untuk tujuan mendapatkan uang atau meningkatkan nilainya.

Istilah "penghargaan" mengacu pada peningkatan nilai aset atau benda di masa depan.

Menurut para ahli, berikut pengertian investasi beserta tahunnya:

1. Menurut Haming dan Basalamah

Investasi adalah pengeluaran saat ini untuk membeli aset riil (seperti tanah, rumah, mobil). , dan sebagainya) atau aset keuangan dengan tujuan memperoleh laba. Masa depan akan lebih besar.

2. Menurut Hasibuan

Sedangkan Hasibuan mendefinisikan investasi sebagai investasi finansial dimana seorang investor menempatkan uangnya ke dalam suatu bentuk perusahaan selama jangka waktu tertentu dari siapa saja yang ingin memperoleh keuntungan dari keberhasilan pekerjaannya.

3. Menurut Tandelilin

Menurut Tandelilin, investasi didefinisikan sebagai komitmen saat ini terhadap sejumlah dana lain dengan tujuan menghasilkan imbalan di masa depan.

4. Menurut Sutha

Sutha mendefinisikan investasi sebagai alokasi banyak uang dengan harapan melestarikan, meningkatkan, atau menghasilkan pengembalian yang menguntungkan.

5. Menurut Webster

Sedangkan menurut Webster, investasi adalah tindakan memasukkan uang ke dalam sesuatu dengan harapan memperoleh sesuatu sebagai imbalannya.

6. Menurut Lipsey

Investasi, menurut Lipsey, adalah pengeluaran produk yang belum digunakan, dan diklasifikasikan menjadi tiga kategori berdasarkan jangka waktu, yaitu investasi jangka pendek, investasi jangka menengah , dan investasi jangka panjang.

7. Menurut Sumanto

Komitmen sejumlah uang selama periode waktu tertentu dengan imbalan pendapatan yang diharapkan di masa depan sebagai imbalan atas apa yang diinvestasikan dikenal sebagai investasi.

8. Menurut Mankiw

Individu atau bisnis membeli barang untuk memperluas persediaan modal mereka, yang disebut sebagai investasi.

9. Menurut Deliarnov

Investasi menurut Deliarnov adalah istilah luas yang mencakup pembelian bahan baku atau bahan, mesin, peralatan pabrik, dan modal lain yang diperlukan untuk proses produksi, serta seperti kebutuhan gedung perkantoran, gedung tempat tinggal karyawan, gedung konstruksi, dan perubahan nilai saham. atau memesan item sebagai akibat dari penyesuaian harga dan kuantitas.

10. Menurut Kasmir dan Jakfar 

Kasmir dan Jakfar mendefinisikan investasi sebagai "investasi dalam suatu kegiatan yang memiliki jangka waktu yang relatif lama di banyak domain bisnis." Investasi tersebut dilakukan dalam bentuk berbagai inisiatif fisik maupun non fisik.

11. Menurut Farid Harianto dan Siswanto Sudomo

Harianto dan Sudomo mendefinisikan investasi sebagai kegiatan di mana kita memasukkan uang ke dalam aset untuk jangka waktu tertentu dengan tujuan mendapatkan uang atau meningkatkan kekayaan.

12. Menurut Kamarudin

Sementara itu, Kamarudin mendefinisikan investasi sebagai penempatan uang atau dana dengan harapan menerima manfaat tambahan atau tertentu sebagai imbalan atas uang atau dana tersebut.

13. Menurut Joyiganto

Jogiyanto menggambarkan investasi sebagai penangguhan konsumsi saat ini untuk berinvestasi pada aset produktif untuk periode mendatang.

14. Menurut Martalena dan Malinda

Investasi adalah metode menunda konsumsi saat ini untuk memperoleh konsumsi di masa depan, dengan unsur risiko yang memerlukan kompensasi untuk menunggu.

15. Menurut Martono dan Harjito

Menurut Martono dan Harjito, investasi didefinisikan sebagai investasi perusahaan dalam aset riil atau finansial. Pilihan aset mana yang akan dikelola organisasi adalah keputusan investasi.

16. Menurut Sunariyah

Sunariyah mendefinisikan investasi sebagai pembelian satu atau lebih aset jangka panjang dengan tujuan memperoleh keuntungan di masa depan.

Individu atau entitas dengan kelebihan dana dapat membuat keputusan investasi.

17. Menurut Sadono Sukirno

Investasi, menurut Sadono Sukirno, diartikan sebagai pengeluaran yang dilakukan oleh suatu korporasi untuk membeli barang modal dan peralatan manufaktur dalam rangka memperkuat potensi perekonomian untuk menghasilkan barang dan jasa.

18. Menurut Hartono

Menurut Hartono, investasi didefinisikan sebagai menunda konsumsi saat ini untuk menggunakannya dalam produksi yang efisien selama periode waktu tertentu dengan harapan menghasilkan pendapatan atau keuntungan.

19. Menurut James C. Van Horn

Van Horn mendefinisikan investasi sebagai kegiatan yang melibatkan penggunaan dana di masa sekarang untuk menghasilkan sesuatu di masa depan.

20. Menurut Anthony dan James S. Reece

Modal yang ditanamkan sekarang atau pada saat ini yang dimaksudkan untuk dilunasi beberapa tahun kemudian disebut sebagai investasi.

21. Menurut MG Wriot B.Com

Ia menyatakan bahwa investasi dilakukan dengan harapan dapat memperoleh kembali uang tunai yang telah dimasukkan ke dalam barang-barang tersebut.

Frank J Fabozzi

Menurut pendapat para ahli dalam bukunya, pengertian investasi adalah sebagai berikut:

22. Menurut Halim, dari buku Basuki Pujoalwanto “Ekonomi Indonesia” (2014)

Penempatan sejumlah dana pada saat ini dengan harapan menghasilkan imbalan di masa depan dikenal dengan istilah investasi.

23. Menurut Fitzgerald, dalam buku Salim dan Budi Sutrisno "Hukum Penanaman Modal di Indonesia".

Menjelaskan konsep investasi sebagai kegiatan yang melibatkan penarikan uang tunai dari sumber yang saat ini digunakan untuk membeli barang modal dan barang modal yang akan menghasilkan aliran produk baru di masa depan.

24. Menurut Frank J Fabozzi dalam Manajemen Investasi

Investasi adalah ide yang bagus. Istilah "investasi" mengacu pada penempatan uang dalam satu atau lebih aset (sarana) lain yang akan disimpan untuk waktu yang lama.

Pendapat para ahli tentang teori investasi 

25. Teori investasi Harrod-Domar

Investasi, menurut Harrod-Domar, memiliki hubungan yang menguntungkan dengan pendapatan negara. Akibatnya, semakin lancar prosedur penanaman modal, semakin banyak kegiatan penanaman modal yang dilakukan, dan semakin tinggi pula pendapatan negara yang diperoleh.

Teori Harrod-Domar juga menjelaskan bagaimana memperluas persediaan modal dapat meningkatkan kemampuan output perekonomian.

26. Keynesianisme atau Teori Investasi Keynesianisme

Berkaitan dengan apakah suatu proyek investasi atau investasi layak atau tidak, menurut teori investasi Keyness. Metode ini digunakan untuk menentukan apakah suatu proyek menguntungkan atau tidak, dan dipengaruhi oleh biaya modal atau tingkat bunga.

27. Filosofi investasi berdasarkan aliran pemikiran neoklasik 

Relevansi tabungan sebagai sumber investasi ditekankan dalam teori investasi neoklasik. Akibatnya, salah satu pendorong utama pertumbuhan dan pembangunan ekonomi adalah investasi.

Solow dan Swan, dua tokoh Neo-Klasik, tertarik pada bagaimana ekspansi penduduk, akumulasi modal, kemajuan teknologi, dan produksi berinteraksi dalam proses pertumbuhan ekonomi.

Para ahli mengatakan penting untuk memahami hukum investasi. Hukum investasi, menurut definisi, adalah standar hukum yang menjamin keamanan uang seseorang.

Menurut para ahli, berikut berbagai pengertian hukum penanaman modal:

28. Menurut Salim HS dan Budi Sutrisno

Hukum penanaman modal adalah mengacu pada kerangka hukum lengkap yang mengatur tentang interaksi antara penanam modal dan penerima modal, serta jenis-jenis usaha. yang terbuka untuk investasi dan metode dan kondisi untuk berinvestasi di suatu negara.

29. Menurut Ida Bagus Wyasa Putra

Undang-undang investasi, menurut Ida Bagus Wyasa Putra, adalah seperangkat aturan hukum yang mengatur peluang investasi, keadaan investasi, perlindungan, dan, yang paling penting, bagaimana mengarahkan investasi untuk memberi manfaat bagi orang banyak.

30. Menurut Todung Mulya Lubis Mulya 

Undang-undang penanaman modal, menurut Todung, tidak hanya dimasukkan dalam Undang-Undang, tetapi juga peraturan perundang-undangan lain yang akan diberlakukan terkait penanaman modal asing. Sumber undang-undang investasi ditekankan dalam konsep investasi ini. Hukum penanaman modal berasal dari undang-undang dan aturan lainnya.

Rekomendasi para ahli untuk tujuan investasi 

Investasi, dalam arti atau makna paling dasar, mencoba menghasilkan uang atau meningkatkan hasil di masa depan.

Sedangkan para ahli menyebutkan tujuan investasi sebagai berikut:

31. Menurut Farid Harianto dan Siswanto Sudomo

Tujuan berinvestasi adalah untuk menghasilkan pendapatan dan/atau memperluas investasi.

32. Menurut Gitman dan Joehnk

Sementara itu, tujuan berinvestasi menurut Gitman dan Joehnk adalah untuk menghasilkan pendapatan positif dan/atau mempertahankan atau meningkatkan nilai aset.

33. Menurut Mulyadi

Tujuan investasi adalah menghasilkan uang. Tujuan berinvestasi adalah menghasilkan uang di masa depan.

Tips Berinvestasi Dengan Aman

tips-investasi

Agar investasi Anda membuahkan hasil, Anda harus memahami langkah-langkah yang harus dilakukan, terutama jika Anda seorang pemula.

Manfaatkan uang yang ada di sekitar

Ketika datang untuk berinvestasi, pertimbangan yang paling penting adalah uang investasi. Anda harus menginvestasikan uang yang tidak dirancang untuk kebutuhan sehari-hari. Hal ini menunjukkan bahwa dana yang dibutuhkan adalah dana idle atau cold fund.

Tentukan tujuan investasi Anda

Hal terpenting yang harus diingat dalam berinvestasi adalah jangan pernah terjerat. Alhasil, Anda harus terlebih dahulu menentukan tujuan yang akan Anda capai melalui investasi. Berinvestasi untuk biaya pendidikan atau membeli rumah, misalnya, memiliki pendekatan yang sangat berbeda untuk mencapai tujuan.

Ambil 10% hingga 30% dari uang Anda dan investasikan

Sebagai permulaan, Anda harus menyisihkan 10% hingga 30% dari gaji Anda sebagai modal investasi. Untuk mulai memahami investasi, mulailah dengan jumlah nominal terkecil.

Pahami profil risiko Anda

Anda harus tahu apakah Anda seorang investor agresif atau konservatif sebagai investor. Anda akan dapat memutuskan bentuk investasi apa yang terbaik untuk Anda.

Tentukan instrumen investasi yang ingin Anda gunakan

Sekarang setelah Anda mengetahui dan memahami empat karakteristik yang tercantum di atas, Anda dapat mengetahui sarana investasi mana yang paling sesuai dengan profil dan sumber daya keuangan Anda. Ada instrumen dengan risiko tinggi dan imbalan tinggi, dan lainnya dengan risiko minimal dan pengembalian rendah. Bagi pemula, sebaiknya menempuh jalur aman dan menggunakan kombinasi keduanya.

Anda dapat belajar tentang reksa dana, ekuitas, emas, properti, dan asuransi, di antara alat investasi lainnya. Anda dapat membuat keputusan berdasarkan profil atau persyaratan risiko Anda.

Post a Comment for " Daftar 30+ Pengertian Investasi Menurut Para Ahli"