Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ciri - Ciri dan Karakteristik Reksadana Campuran Terbaik

reksadana-campuran
credit:[email protected]_management

Bagi kaum milenial, berinvestasi sudah menjadi hal yang cukup populer saat ini. Hal ini sejalan dengan semakin diterimanya literasi atau kesadaran keuangan oleh masyarakat luas. 

Akibatnya, semakin banyak orang yang menghargai perlunya pengelolaan keuangan yang baik, termasuk memasukkan sebagian aset mereka ke dalam instrumen investasi.

Reksa dana merupakan salah satu pilihan jenis investasi yang paling populer. Reksa dana merupakan salah satu jenis investasi alternatif yang dapat dilakukan dengan modal yang kecil, artinya tidak memerlukan modal yang besar untuk memulainya. 

Pada umumnya, investor reksa dana tidak memiliki waktu atau kemampuan untuk menganalisis risiko investasi mereka secara detail dan mendalam.

Manajer investasi bertanggung jawab atas bagaimana reksa dana tersebut beroperasi. Manajer investasi (MI) ini bertugas mengumpulkan uang tunai dari investor untuk di investasikan dalam berbagai produk.

Dan tergantung pada produk penempatan dana investasi, saat ini ada banyak jenis reksa dana yang dapat di pilih. 

Manajer investasi akan menginvestasikan uang tunai dari investor pada instrumen seperti deposito, obligasi atau surat utang, dan saham, terutama untuk reksa dana campuran.

Reksa dana campuran, seperti namanya, mencari keuntungan dengan menaikkan harga barang-barang investasi. Reksa dana campuran memiliki risiko yang lebih rendah dibandingkan dengan reksa dana pendapatan tetap (RDPT) atau reksa dana pasar uang, dan memiliki potensi tingkat pengembalian yang lebih tinggi.

Namun demikian, karena reksa dana campuran termasuk investasi pada produk berisiko tinggi seperti ekuitas, Anda harus menyadari bahwa masih ada bahaya (resiko) yang harus diwaspadai.

Ciri-ciri Reksadana Campuran

reksadana-campuran

Anda juga harus memahami ciri-ciri reksa dana campuran setelah mempelajari daftar rekomendasi reksa dana campuran terbaik sebelumnya. 

Memahami tentang hal ini tentunya akan membantu Anda dalam menentukan produk reksa dana mana yang paling cocok digunakan sebagai instrumen investasi.

Beberapa ciri reksa dana campuran adalah sebagai berikut:

1. Saham, obligasi, dan pasar uang merupakan salah satu instrumen investasi (campuran) yang disalurkan melalui dana investasi. Setiap aplikasi dibatasi hingga 75% dari total.

2. Dengan pengembalian yang lebih besar daripada dana pasar uang dan pendapatan tetap, investasi ini agak berisiko.

3. Pengembalian tahunan bervariasi antara 10 dan 12 persen, tergantung pada kondisi pasar.

4. Uang diinvestasikan dalam instrumen saham. Akibatnya, tergantung pada kinerja pasar saham, reksa dana campuran sangat berbahaya (beresiko).

5. 3-5 tahun adalah jangka waktu yang lebih baik untuk investasi jangka menengah hingga panjang.

6. Diperlukan uang tunai awal yang kecil, dimana rata-rata manajer investasi meminta minimal Rp 100.000.

Efek dari Reksa dana Campuran Dialihkan

Seperti disebutkan sebelumnya, uang tunai yang dikumpulkan oleh manajer investasi melalui reksa dana campuran akan diinvestasikan dalam berbagai produk. 

Berikut ini adalah tiga dampak investasi pada reksa dana campuran:

1. Obligasi adalah surat utang yang diterbitkan oleh perusahaan atau instansi pemerintah sebagai sumber pembiayaan (utang) yang akan dilunasi sebesar jumlah pokok ditambah bunga, dalam hal ini berupa kupon, di kemudian hari.

2. Saham digunakan untuk membuktikan kepemilikan perusahaan publik atau perusahaan.

3. Keseluruhan penawaran dan permintaan dana atau aset dengan jangka waktu satu tahun atau kurang dikenal sebagai pasar uang. 

Biasanya, uang disalurkan melalui bank. Deposito adalah salah satunya. Seperti sering dikatakan bahwa berinvestasi dalam bentuk deposito membawa risiko yang sangat rendah.

Keuntungan dan Jerugian Berinvestasi di Reksa dana Campuran

Berinvestasi dalam reksa dana campuran bisa sangat menguntungkan. Namun demikian, tetap perlu kita waspadai karena ternyata ada bahaya (resiko) yang akan muncul. 

Berikut ini adalah daftar manfaat dan bahaya (resiko) yang terkait dengan investasi di reksa dana campuran, yaitu:

  • Keuntungan sejumlah kecil uang
  • Bahaya sedang
  • Pengembalian lebih tinggi daripada reksa dana lainnya
  • Cocok untuk investasi jangka menengah dan panjang

Resiko

  • Saham diperjualbelikan, dengan risiko kerugian yang bervariasi
  • Investasi jangka pendek tidak dianjurkan

Demikianlah ulasan tentang Ciri - Ciri dan Karakteristik Reksadana Campuran Terbaik, semoga berguna dan bermanfaat.

Post a Comment for "Ciri - Ciri dan Karakteristik Reksadana Campuran Terbaik"