Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Apa Perbedaan Ekonomi Makro Dan Ekonomi Mikro? Berikut Ini 5 Perbedaannya

Apa Perbedaan Ekonomi Makro Dan Ekonomi Mikro? Berikut Ini 5 Perbedaannya
credit image:freepik.com

Ekonomi sangat berkaitan dengan berbagai aktivitas seperti produksi, distribusi, serta konsumsi barang dan jasa.

Ekonomi berfokus pada kerja semua entitas yang terlibat didalamnya seperti individu, bisnis, negara, dan pemerintah untuk mendistribusikan sumber daya yang tersedia sedemikian rupa sehingga kebutuhan dan keinginan orang dapat dipenuhi.

Ekonomi Makro Dan Ekonomi Mikro

Ekonomi berkaitan dengan pengambilan keputusan sedemikian rupa sehingga efisiensi produksi dapat ditingkatkan. Terdapat dua cabang ilmu ekonomi berdasarkan cara kerjanya, yaitu ekonomi makro dan ekonomi mikro.

Istilah Ekoomi Makro dan Ekonomi mikro diperkenalkan pertama kali oleh Ragnar Frisch. Ekonomi mikro adalah salah satu cabang ilmu ekonomi yang berhubungan dengan perilaku ekonomi seseorang, rumah tangga, atau organisasi. Artinya fokus ekonomi mikro adalah pada studi tentang unit tertentu. 

Dan sebaliknya, ekonomi makro adalah cabang ilmu ekonomi yang berhubungan dengan perekonomian secara keseluruhan. Ini berfokus pada tindakan yang diambil oleh pemerintah untuk seluruh negara yang terdiri dari rumah tangga, organisasi, dan individu. 

Pada artikel kali ini, kita akan mempelajari tentang Ekonomi Makro dan Ekonomi Mikro serta memahami perbedaan utama di antara keduanya.

Apa Itu Ekonomi Makro?

Makro Ekonomi adalah salah satu cabang ilmu ekonomi yang berhubungan dengan perekonomian. Kata "Makro Ekonomi" terdiri dari dua kata, yakni "Makro" dan "Ekonomi". Arti "Makro" adalah besar (luas). Oleh karena itu, arti dari "Makro Ekonomi" adalah "Ekonomi Besar".

Makro ekonomi memberikan pandangan ekonomi dari tingkat atas. Pekerjaan tersebut adalah bagaimana mempelajari indikator seperti PDB (Produk Domestik Bruto), inflasi, kebijakan moneter, kebijakan fiskal, dan sebagainya.

Indikator - indikator tersebut akan membantu dalam memahami keadaan ekonomi dan merancang kebijakan untuk mengatasi masalah yang dihadapi oleh ekonomi.

Selain itu, mempelajari hubungan antara inflasi, pendapatan nasional, pengangguran, konsumsi, impor dan ekspor, serta keuangan internasional, dan sebagainya.

Makro Ekonomi mempelajari penyebab fluktuasi indikator-indikator yang telah disebutkan di atas dan dampak dari fluktuasi tersebut terhadap kondisi perekonomian dan pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang. Model-model tersebut dikembangkan untuk membangun hubungan antara berbagai indikator.

Model-model ini dan prakiraan yang dibuat oleh para ahli ekonomi selanjutnya digunakan oleh pemerintah untuk mengambil keputusan penting untuk pengembangan dan evaluasi kebijakan ekonomi. Bank sentral dari semua negara bertanggung jawab untuk mengambil semua keputusan yang berkaitan dengan ekonomi makro.

Misalnya, Bank Indonesia (BI) adalah bank sentral di Indonesia. Bank Indonesia (BI) bertanggung jawab untuk mengambil semua keputusan moneter.

Apa Itu Ekonomi Mikro?

Mikro Ekonomi adalah salah satu cabang ilmu ekonomi yang mempelajari tentang aktivitas dan perilaku individu, organisasi, dan rumah tangga, dan sebagainya. Istilah "Mikro Ekonomi merupakan gabungan dari dua kata, yaitu "Mikro" dan "Ekonomi".  Arti "Mikro" adalah kecil.

Oleh karena itu, pengertian ekonomi mikro adalah "Ekonomi Kecil". Ekonomi mikro berfokus pada komponen ekonomi tingkat rendah. Komponen-komponen yang secara kolektif membentuk perekonomian.

Oleh karena itu, ekonomi mikro bekerja dari ekonomi tingkat bawah hingga tingkat atas. Ekonomi mikro mempelajari berbagai mekanisme pasar untuk menentukan harga barang dan jasa serta distribusi sumber daya yang tersedia.

Jika ekonomi makro bertanggung jawab untuk memutuskan kebijakan yang terkait dengan masalah seperti inflasi, pertumbuhan populasi, pengangguran, dan sebagainya, maka ekonomi mikro mempelajari dampak dari kebijakan ini terhadap kinerja komponen ekonomi mikro suatu perekonomian.

Misalnya, musim hujan yang baik atau buruk berdampak pada inflasi di negara tersebut. Inflasi akan meningkat ketika musim hujan yang buruk karena tidak ada sinkronisasi antara permintaan dan pasokan sayuran, dan sebagainya.

Perbedaan Ekonomi Makro Dan Ekonomi Mikro

1. Ekonomi Makro
  • Ekonomi makro merupakan cabang ilmu ekonomi, yang berkaitan dengan kegiatan dan perilaku ekonomi secara keseluruhan .
  • Ekonomi makro berlaku untuk masalah lingkungan dan eksternal.
  • Ekonomi makro berhubungan dengan perekonomian secara keseluruhan.
  • Ini membantu dalam mengambil keputusan di tingkat ekonomi. Misalnya, inflasi dan pengangguran, dan sebaginya.
  • Ini berfokus pada isu-isu seperti tingkat umum pendapatan, pendapatan nasional, kesempatan kerja, kemiskinan, inflasi, distribusi dan pertukaran sumber daya, dan sebagainya.
2. Ekonomi Mikro
  • Ekonomi mikro adalah salah satu cabang ilmu ekonomi, yang berhubungan dengan aktivitas dan perilaku individu, organisasi, dan rumah tangga, dan sebagainya.
  • Ekonomi mikro berlaku untuk masalah operasional dan internal.
  • Ekonomi mikro berhubungan dengan entitas individu.
  • Sangat membantu dalam mengambil keputusan di tingkat organisasi. Misalnya, pendistribusian sumber daya di tingkat organisasi.
  • Berfokus pada isu-isu seperti permintaan dan penawaran, produk, harga produk, kesejahteraan ekonomi, pengeluaran, dan sebagainya.
Kesimpulan

Ekonomi makro dan Ekonomi mikro adalah dua cabang ilmu ekonomi yang ibarat dua sisi mata uang. Meski topiknya berbeda, ada beberapa kesamaan antara ekonomi makro dan ekonomi mikro.

Keputusan yang diambil di bawah ekonomi makro berdampak pada komponen ekonomi mikro dan kinerja komponen ekonomi makro. Satu hal yang membedakan mereka adalah area penerapannya.

Demikianlah ulasan artikel terkait dengan topik  Apa Perbedaan Ekonomi Makro Dan Ekonomi Mikro? Berikut Ini 5 Perbedaannya. Semoga ulasan ini dapat menambah wawasan serta pengetahuan Anda.

Post a Comment for " Apa Perbedaan Ekonomi Makro Dan Ekonomi Mikro? Berikut Ini 5 Perbedaannya"