Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Bagaimana Menganalisis Peluang Usaha

 

Bagaimana Menganalisis Peluang Usaha
image via freepik

Bagaimana Menganalisis Peluang UsahaApakah Anda berpikir untuk membeli peluang usaha? Tahukah Anda jika usaha ini layak?

Analisis kelayakan usaha merupakan langkah penting sebelum membeli peluang bisnis atau franchise. Sebagai seorang pengusaha, Anda dapat meningkatkan peluang sukses Anda dengan menganalisis konsep bisnis, pasar Anda, industri dan persaingan Anda, serta struktur keuangan dan organisasi Anda. 

Apakah Anda berencana untuk mengembangkan bisnis yang ada, memperoleh bisnis yang sudah ada, atau memulai bisnis baru, analisis kelayakan akan mengevaluasi ide bisnis untuk melihat apakah itu layak untuk dikejar.

Gunakan daftar periksa ringkas ini sebagai cara untuk mulai menilai apakah ide bisnis Anda akan berhasil dan menguntungkan.

1. Identifikasi Kompetensi Inti Anda 

Kompetensi inti Anda, misalnya keterampilan khusus Anda, teknologi, proses, pengetahuan, keahlian, atau kemampuan yang unik dan melakukan usaha dengan lebih baik daripada pesaing mana pun.

Kompetensi inti Anda dapat berupa hal - hal berikut ini:

  • Berharga (sebagai penghasil pendapatan besar)
  • Jarang (tidak mudah ditemukan di bisnis lain)
  • Tidak dapat diganti (tidak dapat digantikan oleh kemampuan Anda yang lain)
  • Mahal untuk ditiru (akan mahal bagi pesaing Anda untuk mencoba menduplikasinya)

2. Mengembangkan Tes Konsep

  • Proses tes konsep menunjukkan representasi atau proto, jenis produk atau layanan kepada calon pelanggan dengan tujuan untuk mengukur minat, keinginan, dan pembelian pelanggan maksud.
  • Identifikasi pasar sasaran awal dan survei setidaknya 25-30 orang tentang kebutuhan mereka dan bagaimana produk atau layanan Anda memberikan manfaat yang mereka cari.

Berdasarkan temuan Anda, Anda dapat bergerak maju atau mundur dan mengevaluasi kembali ide Anda.

3. Melakukan Riset Pasar dan Industri

Dapatkan informasi tentang pasar saat ini dengan meneliti tren dan menganalisis persaingan.

  • Berapa perkiraan ukuran pasar untuk produk atau layanan Anda?
  • Apa pangsa pasar yang Anda proyeksikan?
  • Apakah pasar saat ini menarik untuk produk atau layanan Anda?
  • Apakah ada prediksi untuk tren masa depan?
  • Berdasarkan penelitian, perbaiki target pasar Anda.

4. Lakukan Analisis Kelayakan Organisasi

  • Tentukan apakah bisnis yang diusulkan memiliki keahlian manajemen, kompetensi organisasi, dan sumber daya yang memadai agar berhasil.
  • Evaluasi Keahlian Manajemen (kemampuan pengusaha dan tim manajemen).
  • Tentukan Tanggung Jawab (tentukan apakah tanggung jawab terlalu besar atau terlalu kecil untuk pengusaha). Apakah ada tugas yang perlu dialihdayakan?
  • Evaluasi sumber daya non-keuangan (apakah ada kumpulan tenaga kerja yang memadai misalnya kualitas dan kuantitas, ketersediaan ruang kantor, perlindungan properti, paten, dan sebagainya?

5. Siapkan Analisis Kelayakan Finansial

  • Evaluasi persyaratan permulaan dan modal lainnya, tingkat pengembalian yang Anda proyeksikan, dan keseluruhan daya tarik investasi.
  • Perkirakan Penjualan secara bulanan dan / atau tahunan. Jangan mengandalkan janji, menjadi konservatif; memperkirakan penjualan dengan menggunakan metode yang berbeda dan membandingkan angka (baik dalam satuan maupun rupiah).
  • Perkirakan Biaya (Identifikasi biaya tetap dan biaya variabel)
  • Perkirakan Break-even Point dan Profitabilitas

Setelah Anda menyelesaikan analisis kelayakan finansial, pikirkan tentang pendapatan pribadi dan kebutuhan finansial Anda. Misalnya, jika Anda membutuhkan setidaknya Rp. 300.000.000 setiap tahun untuk membuat Anda dan keluarga Anda stabil secara finansial, akankah usaha baru tersebut dapat memberi Anda keuntungan Rp. 300.000.000 pada tahun pertama? 

Bahkan ide bisnis terbaik pun seringkali membutuhkan beberapa tahun untuk lepas landas dan mencapai keuntungan yang diinginkan. Mungkin yang terbaik bagi Anda untuk memberikan waktu untuk bekerja sambil memulai bisnis Anda atau menunda memulai sampai sumber daya yang cukup tersedia untuk memberi Anda sumber pendapatan tetap.

6. Identifikasi Kekuatan, Kelemahan, Peluang, dan Ancaman (Analisis SWOT) ide Anda:

  • Apa kekuatan dan kelemahan bisnis atau bisnis potensial Anda?
  • Siapa pesaing Anda dan apa kekuatan dan kelemahan mereka?
  • Apa keunggulan kompetitif Anda atas pesaing Anda?

Jika peluang bisnis tersebut mencakup:

  • Memiliki kompetensi inti
  • Lulus uji konsep
  • Akan menjadi entri yang tepat waktu dan menarik ke pasar
  • Memiliki keunggulan kompetitif atas pesaing Anda Secara
  • Organisatoris kohesif
  • Dan layak secara finansial

Kemudian, dan baru kemudian, inilah saatnya bagi Anda untuk bergerak maju. 

Demikianlah uraian artikel tentang Bagaimana Menganalisis Peluang Usaha. Semoga artikel ini berguna dan bermanfaat untuk Anda.

Post a Comment for "Bagaimana Menganalisis Peluang Usaha"