Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

10 Karakteristik Wirausahawan Menurut Para Ahli

 

10 Karakteristik Wirausahawan

Menurut pendapat dari Leland F. Hendie dan Jacob Satzky, karakteristik Wirausahawan adalah " The pattern of behaviour characteristic forgiven individual". Terjemahan harfiahnya adalah Pola karakteristik perilaku diampuni individu.

Karakteristik dari seorang Wirausahawan pada umumnya akan terlihat ketika dia berkomunikasi dalam rangka untuk mengumpulkan informasi.

Berikut ini adalah 10 Karakteristik Wirausahawan Menurut Bygrave, antara lain:

1. Dream (Mimpi)

Adalah visi dan keinginan terhadap masa depan untuk mewujudkan impian.

2. Deciciviness

Adalah membuat keputusan dengan tepat, tidak suka menunda sesuatu.

3. Doers

Adalah sikap langsung menindaklanjuti keputusan yang telah di ambil.

4. Determination

Yakni melaksanakan kegiatannya dengan penuh perhatian, tanggung jawab dan tidak gampang menyerah.

5. Dedication

Adalah sikap berdedikasi tinggi terhadap bisnis yang di tekuninya dan rela berkorban.

6. Devotion

Yakni sikap tidak mengenal lelah, dan mencurahkan segala perhatian pada bisnis yang di tekuninya.

7. Details

Yakni sebuah seikap yang selalu memperhatikan pada faktor - faktor krusial secara rinci hingga ke hal - hal yang terkecil.

8. Destiny

Yakni sikap bertanggung jawab terhadap nasib dan tujuan yang akan di capai.

9. Dollars

Yakni sikap yang tidak mengutamakan kesuksesan dengan ukuran uang dan harta, akan tetapi melalui kesuksesannya.

10. Distribute

Yakni kemampuan mendistribusikan kepemilikan bisnisnya kepada orang lain.

Jika Anda tidak memiliki 10 karakteristik wirausahawan di atas, maka hal itu jangan menjadi sebuah masalah bagi Anda karena mungkin Anda memiliki ciri - ciri yang lain yang tidak termasuk dalam 10 ciri diatas.

Dan berikut ini adalah 7 karakteristik Wirausahawan yang lain, yaitu:

a. Percaya Diri

Percaya diri mengandung pengertian sebagai seorang pribadi yang mantap, tidak mudah terpengaruh oleh pendapat atau saran orang lain yang tampak begitu menggoda, namun tidak ada salahnya jika pendapat atau saran tersebut hanya digunakan sebagai masukan saja bagi Anda agar lebih mantap lagi dalam melangkah. 

b. Berorientasi Pada Tugas Dan Hasil

Buatlah sebuah prestasi dan pencapaian yang hebat, baru Anda berpikir dan mengedepankan prestise, artinya Anda harus selalu termotivasi dan selalu bekerja keras.

c. Pengambilan Risiko

Sebagai seorang Wirausahawan Anda harus belajar untuk menyenangi tantangan sebagai sarana untuk terus belajar dan mengasah pengetahuan, dengan demikian Anda akan menjadi semakin matang.

d. Kepemimpinan

Seorang Wirausahawan harus mampu menyesuaikan diri dengan organisasi atau orang yang Anda pimpin, dan seorang pemimpin yang baik harus bisa menerima saran dan kritik dari bawahan, serta harus responsif dalam menaggapi kritik tersebut. 

e. Keorisinilan (Keaslian)

Artinya Anda harus memiliki pendapat sendiri, ide atau gagasan yang orisinil, dan memiliki kemampuan untuk melaksanakan sesuatu dengan baik. Orisinil tidak selalu berarti sesuatu yang harus baru, akan tetapi produk tersebut mencerminkan hasil kombinasi dari sesuatu yang baru atau reintegrasi dari komponen-komponen yang sudah ada sebelumnya. 

f. Berorientasi Masa Depan

Sebagai seorang Wirausahawan, Anda harus memiliki perspektif dan visi ke depan, apa yang akan dilakukan, sehingga seorang wirausahawan harus mampu menyusun sebuah perencanaan dan strategi yang matang, agar langkah-langkah yang akan dilaksanakan menjadi terorganisir dan terarah.

g. Kreativitas

Kreatifitas adalah menghadirkan suatu gagasan atau ide yang baru. Artinya, kemampuan Anda dalam membuat kombinasi-kombinasi baru atau melihat hubungan hubungan baru diantara beberapa unsur, data, dan variabel yang sudah ada sebelumnya. 

Ada 4 tahapan proses agar Anda memiliki pemikiran kreatif, yaitu: 

  • Inkubasi 
  • Akumulasi pengetahuan 
  • Proses Kreatif Gagasan 
  • Evaluasi dan Implementasi 

Berdasarkan hasil penelitian, kreativitas dapat diidentifikasi menjadi tiga tipe yang berbeda, antara lain:

1. Menciptakan

Yakni  sebuah proses untuk membuat sesuatu dari yang tidak ada menjadi ada. 

2. Memodifikasi 

Memodifikasi disini artinya mencari cara dan metode untuk membentuk fungsi - fungsi yang baru. 

3.  Mengkombinasikan

Mengkombinasikan atau menggabungkan dua hal atau lebih yang sebelumnya tidak saling berhubungan sehingga menjadi sesuatu yang baru dan menjadi lebih bernilai.

Dari pendapat yang sudah saya tuliskan di atas, dapat kita simpulkan bahwa ada 6 karakteristik utama dari seorang Wirausahawan, antara lain: 

a. Sikap Dan Perilaku Disiplin

Disiplin dalam bisnis mengandung arti latihan dan ketaatan pada aturan yang ada. Sikap disiplin harus bersumber pada diri Anda sendiri (self discipline).

Untuk membentuk dan membiasakan perilaku disiplin bisa Anda lakukan dengan cara sebagai berikut: 

  • Fokus
  • Membangkitkan perhatian
  • Menunjukkan pentingnya pelajaran
  • Memberitahukan tujuan pelajaran
  • Memperagakan 

b. Komitmen Tinggi

Komitmen tinggi mengandung arti fokus pikiran diarahkan pada tugas dan usahanya dengan selalu berusaha untuk memperoleh hasil yang maksimal. Faktor - faktor  yang terkait dengan komitmen tinggi ini  antara lain konsisten, tegas, dan adil. 

c. Jujur

Tidak bisa di pungkiri bahwa kejujuran dalam bisnis merupakan hal penting karena akan menciptakan kepercayaan dari pelanggan Anda. 

d. Kreatif dan Inovatif

Kreativitas adalah kemampuan seseorang melahirkan produk yang baru yang lebih baik. Kretifitas dan inovasi adalah dua hal yang sangat penting dalam menjaga eksistensi sebuah bisnis di tengah persaingan yang semakin ketat.

Menurut pendapat dari Analinis Guilford, proses untuk berpikir kreatif meliputi beberapa hal, antara lain:

  • Fluency (kelancaran), yakni kemampuan untuk menghasilkan banyak ide atau gagasan.
  • Fleksibelitas (keluwesan) yakni kemampuan untuk menyesuaikan dengan berbagai situasi yang terjadi dan cepat berubah.
  • Originality (keaslian), yakni kemampuan untuk menghasilkan gagasan asli.
  • Elaboration (penguraian), yakni kemampuan untuk menguraikan sesuatu secara lebih terperinci dan detail. 
  • Redefinition (perumusan kembali), yakni kemampuan untuk merumuskan dan menciptakan formula yang baru dari sesuatu yang sudah ada sebelumnya. 

e. Mandiri

Sebagai seorang Wirausahawan Anda harus mampu untuk mengerjakan sendiri segala kegiatan tanpa adanya bantuan dari orang lain. Artinya, Anda harus merasa yakin dan percaya terhadap kemampuan diri Anda sendiri. 

f. Realistis

Realistis artinya sebagai Wirausahawan, Anda harus bisa berpikir secara realistis (berdasarkan kenyataan) yang terjadi.

Dengan penjelasan - penjelasan diatas, maka Esensi dari kewirausahaan adalah menciptakan nilai tambah di pasar melalui proses pengKombinasian sumber daya dengan cara-cara baru dan berbeda agar dapat bersaing dengan kompetitor. 

Menurut pendapat dari  Zimmerer (1996: 51), nilai tambah  dapat diciptakan melalui cara-cara sebagai berikut: 

  • Developing new technology 
  • Discovering new technology 
  • Impreving existing product or service 
  • Finding different ways of profiding more goods and services witter resources 

Sementara itu, menurut pendapat dari Dan Brandstreet, dalam Business Credit Service (1993, ada 10 jenis kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang Wirusahawan, yaitu: 

  • Knowing your business 
  • Knowing the basic business management
  • Having the proper attitude
  • Having adequate capital
  • Managing finances effectively
  • Managing time efficiently
  • Managing people 
  • Satisfying costumer by providing high quality product
  • Knowing how to compete 
  • Coping with regulations and paperwork 

Stephen covey dalam bukunya First Things First, mengungkapan ada sisi potensial yang dimiliki oleh manusia untuk selalu ingin maju (prestatif), yaitu: 

  • Self carness, yakni sikap mawas din terhadap kelebihan dan kelemahan diri kita.
  • Couscienor, yakni mempertajam suara hati, seraya memunculkan keunikan. 
  • Independent will, yakni kebebasan berekspresi untuk bekal dalam bertindak. 
  • Creative imagination, yakni berpikir dan mengarah ke depan untuk memecahkan masalah dengan imajinasi, kreativitas dan adaptasi yang tepat. 

Ciri khusus dari perilaku kerja prestatif adalah selalu ingin bergerak maju di segala bidang sehingga memunculkan sifat terpuji, semangat belajar, dan memiliki keyakinan yang kuat dalam berusaha. Jika seseorang sudah mencintai pekerjaannya maka itu akan mendorongnya untuk selalu merasa bahagia keyika bekerja. Orang yang cinta dengan pekerjaannya tidak akan membuang waktunya dengan  percuma, sehingga dia akan lebih sukses dalam usahanya. 

Adapun jenis - jenis dari perilaku kerja prestatif dapat dilihat dalam sikap berikut ini: 

1. Kerja Ikhlas

Artinya dia akan bekerja dengan sungguh - sungguh agar dapat menghasilkan sesuatu yang baik dan setiap dalam bekerja selalu dilandasi dengan hati yang tulus dan ikhlas. 

2. Kerja Mawas

Artinya adalah dalam bekerja dia tidak terpengaruh oleh perasaan (emosi) yang sedang ada pada dirinya. 

3.  Kerja Cerdas

Kerja cerdas artinya dalam bekerja Anda harus pintar dalam memperhitungkan segala resiko, mampu melihat peluang dan dapat mencari solusi yang baik untuk setiap permasalahan yang muncul. 

4. Kerja keras

Kerja keras artinya dalam bekerja Anda harus memiliki sifat gila kerja (workholic) untuk mencapai sasaran yang ingin dicapai. 

5. Kerja Tuntas

Kerja tuntas artinya dalam bekerja Anda harus mampu mengorganisasikan bagian - bagian dari usaha Anda secara terpadu dari awal sampai akhir untuk dapat menghasilkan output yang maksimal.

Itulah uraian artikel tentang 10 Karakteristik Wirausahawan Menurut Para Ahli. Semoga artikel ini dapat menjadi tambahan ilmu pengetahuan untuk Anda semua.

Kunjungi blog saya di www.bizznet.my.id unutk membaca artikel - artikel tentang bisnis, marketing dan investasi lainnya.

referensi materi:
Buku produk kreatif dan kewirausahaan, penerbit HUP

Post a Comment for "10 Karakteristik Wirausahawan Menurut Para Ahli"