Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengapa AD/ART Koperasi Penting dalam Peningkatan Koperasi?

Lambang Koperasi Indonesia
credit:instagram@kopmaunj

AD/ART Koperasi diperlukan sebagai dasar penerapan aktivitas koperasi. Pemahaman tentang koperasi adalah sebuah badan usaha yang diperuntukkan untuk mengorganisasi pemberdayaan dan pendayagunaan sumber daya ekonomi beberapa anggotanya dengan beberapa prinsip koperasi.

Sebelum mengulas lebih dalam mengenai AD/ART Koperasi, terlebih dahulu kita akan mengulas mengenai beberapa hal terkait dengan koperasi tersebut.

Beberapa jenis Koperasi Berkaitan dengan AD/ART Koperasi

Berdasarkan perannya, koperasi dikategorikan menjadi beberapa macam. Pertama adalah Koperasi konsumsi atau penyediaan yakni koperasi yang perannya adalah menjalankan pembelian atau pengadaan baik barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan beberapa anggotanya sebagai customer akhir.

Pada tipe koperasi ini, semua anggota koperasi berperan sebagai pemilik sekaligus sebagai konsumen atau pengguna akhir untuk koperasinya.

Selanjutnya yang kedua ialah koperasi marketing atau pemasaran yakni koperasi yang menjalankan peran distribusi baik itu barang atau jasa, artinya barang atau jasa itu sebagai dari hasil usaha dari anggota koperasi sendiri yang mempunyai tujuan supaya sampai ke customer. 

Karena itu pada tipe koperasi ini, anggota berperan sebagai penyuplai sekaligus sebagai pemilik barang untuk koperasinya.

Tipe koperasi yang ketiga ialah koperasi produksi. Tipe koperasi ini adalah koperasi yang menjalankan proses produksi atau menghasilkan satu barang atau jasa. Peran anggota di sini yaitu sebagai pegawai atau karyawan pada koperasi produksi. Karena itu peran anggota pada koperasi produksi adalah sebagai karyawan sekaligus pemilik koperasi.

Selanjutnya yang keempat ialah koperasi jasa. Tipe koperasi ini sebagai koperasi yang menjalankan peran servis jasa yang diperlukan oleh anggotanya sendiri. Beberapa jasa yang dijajakan misalnya simpan pinjam, asuransi, dan sebagainya.

Dari jenis - jenis yang sudah disebutkan diatas, maka artinya sebuah koperasi sendiri bisa menjalankan satu atau fungsi-fungsi yang berbeda. 

Hubungannya dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Koperasi adalah jika apa yang dituangkan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) itu sebaiknya sama dan sesuai dengan bidang atau usaha yang digerakkan koperasi, dan disamakan dengan kebutuhannya.

Simbol Koperasi Berkaitan dengan AD/ART Koperasi

Mengapa AD/ART Koperasi Penting dalam Peningkatan Koperasi?

Koperasi mempunyai simbol tertentu. Simbol ini nanti harus dicerminkan dalam isi atau materi dari AD/ART Koperasi itu.

Berikut ini adalah beberapa simbol yang ada dalam lambang koperasi, antara lain:

Simbol Rantai

Simbol "Rantai" ini berarti pertemanan atau persaudaraan yang kuat (terutama antar anggota koperasi).

Simbol Roda Gigi

Simbol "roda gigi" mendefinisikan usaha yang berlangsung secara terus - menerus.

Simbol Padi dan Kapas

Simbol "padi dan kapas" melambangkan kemakmuran rakyat yang diupayakan koperasi.

Simbol Neraca (Timbangan)

Simbol "timbangan" melambangkan keadilan yang menjadi satu diantara dasar koperasi.

Simbol Bintang dan Perisai

Simbol "bintang dalam perisai" melambangkan jika Pancasila sebagai dasar atau ideologi koperasi.

Simbol Pohon Beringin

Selanjutnya ada "pohon beringin" yang memiliki arti personalitas atau karakter bangsa Indonesia yang kuat dan mempunyai akar yang kuat.

Selain simbol - simbol diatas, ada tulisan "Koperasi Indonesia" yang mendefinisikan personalitas warga Indonesia, lalu "merah dan putih" yang melambangkan nasional Indonesia.

Beberapa prinsip Koperasi Menjadi Dasar AD/ART Koperasi

AD/ART atau Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga sebagai hal yang fundamental untuk suatu perusahaan atau organisasi atau badan usaha, terhitung sebagai AD/ART Koperasi. Karena Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga ini adalah sebagai landasan atau dasar dari penerapan aktivitas koperasi sehari - hari.

Setiap organisasi (termasuk koperasi) mempunyai keunikan masing-masing dalam pengaturan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga tersebut. Ini disamakan dengan kebutuhan organisasi dan di mana sektor organisasi itu bergerak.

Karena ada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, penerapan aktivitas koperasi atau organisasi tadi bisa berjalan secara struktural sesuai dengan prinsip - prinsip yang disetujui dan dituangkan di dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Koperasi yang terhitung sebagai badan usaha perlu dibuatkan AD/ART untuk mengorganisasi penerapan aktivitas koperasi setiap hari. Pembuatan AD/ART Koperasi disamakan dengan beberapa prinsip koperasi.

Konsep ini sebagai landasan koperasi dalam menjalankan bisnis sebagai badan usaha dan sebagai pergerakan ekonomi rakyat harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat agar bisa bertahan.

Beberapa prinsip Koperasi berdasarkan pada Undang-undang Nomor 25 Tahun 1995 mengenai koperasi yakni keanggotaan memiliki sifat sukarela atau terbuka, pengendalian dilaksanakan secara demokrasi, pembagian SHU (Sisa Hasil Usaha) dilaksanakan secara adil dengan jasa usaha masing-masing anggota, kemandirian, pemberian balas jasa yang terbatas pada modal, pengajaran perkoprasian, dan kerja sama antara koperasi.

Isi AD/ART Koperasi

Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga pada suatu badan usaha atau koperasi bisa diibaratkan sebagai sebuah "undang-undang" yang berjalan untuk intern badan usaha itu dan bagaimana terkait dengan faksi lain di luar sektor bisnis itu.

Isi pada AD/ART Koperasi harus diatur secara struktural. 

Pada Bab I ialah nama dan tempat atau lokasi koperasi. Di Dalamnya ialah nama koperasi yang sudah disetujui oleh anggota dan penentuan tempat posisi pusat atau cabang koperasi.

Bab II berisi dasar dan tujuan serta maksud didirikannya koperasi. Landasannya dapat berbentuk ketentuan perundang-undangan atau kondisi warga yang memerlukan didirikannya sebuah koperasi. Tujuan dan maksud koperasi sebaiknya sesuai agar dapat berjalan bersama - sama.

Seterusnya Bab III berisi mengenai aktivitas usaha koperasi. Dalam bab ini diterangkan mengenai apa tipe sektor bisnis yang sudah dilakukan oleh koperasi, apa itu produksi, marketing, atau lain-lain, atau juga bisa beberapa sektor bisnis yang digerakkan oleh koperasi.

Pada Bab III AD/ART Koperasi, harus ditetapkan dengan jelas berkenaan dengan jenis usaha apa yang digerakkan koperasi supaya tidak menyimpang dari ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga itu.

Bab IV berisi mengenai keanggotaan koperasi. 

Selanjutnya pada Bab V yakni hak dan kewajiban dari tiap anggota koperasi, apa hak sebagai anggota dan apa kewajiban sebagai anggota koperasi dalam menjalankan perannya. 

Bab VI merinci mengenai pengurus koperasi, yakni bagaimana formasi pengurusan koperasi dan siapa - siapa yang ada didalamnya.

Lalu Bab VII menerangkan mengenai hak dan kewajiban pengurus. Sudah pasti ini sama dengan Bab V (hak dan kewajiban anggota koperasi), yakni harus diterangkan dengan jelas dan detail supaya tidak memunculkan beberapa hal yang tidak diharapkan dan koperasi bisa berjalan dengan baik.

Pada seterusnya yakni Bab VIII yakni pengawas, siapa yang bisa menjadi pengawas, apa kriterianya menjadi pengawas, dan pekerjaan yang sudah dilakukan oleh pengawas koperasi berkaitan dengan penerapan koperasi dan anggota koperasi yang lain.

Bab IX merinci mengenai rapat anggota.

Bab X mengenai manajer.

Bab XI mengenai pembimbingan.

Bab XII mengenai pembukuan koperasi.

Bab XIII menerangkan mengenai audit dari koperasi, apa yang perlu diaudit dan bagaimana jalannya.

Selanjutnya Bab XIV adalah mengenai pendanaan, dari manakah modal koperasi didapat dan bagaimana cara pemanfaatannya. 

Bab XV mengenai simpanan anggota.

Bab XVI mengenai tersisa hasil usaha koperasi.

Bab XVII mengenai tabungan anggota.

Bab XVIII mengenai periode waktu.

Bab XIX mengenai ancaman berkaitan beberapa hal segala hal di atas.

Bab XX mengenai pembubaran dan berakhirnya koperasi.

Bab XXI mengenai konflik.

Bab XXII yang berisi mengenai Anggaran Rumah Tangga dan Ketentuan Khusus.

Jumlah hal yang perlu dituangkan dalam AD/ART Koperasi menunjukkan begitu pentingnya sebuah penataan yang jelas supaya koperasi dapat berjalan sesuai dengan peranan, tujuan, dan maksud yang dikerjakan oleh beberapa anggotanya.

Begitulah ulasan artikel mengenai AD/ART Koperasi. Mudah-mudahan ulasan singkat diatas dapat bermanfaat dan berguna untuk kita semua.

Posting Komentar untuk " Mengapa AD/ART Koperasi Penting dalam Peningkatan Koperasi?"